Peternakan susu murni
Laporan Kewirausahaan Medan, Juni 2020
PETERNAKAN SUSU MURNI
Dosen Penanggung Jawab :
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si.
Oleh :
Samuel Jaya Putra Sianipar
191201181
HUT 2 A
PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
2020
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan
Kewirausahaan yang berjudul โTernak
Sapi dan Kambing Perahโ. Laporan
ini disusun untuk memenuhi tugas Kewirausahaan, Program Studi Kehutanan,
Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara.
Penulis menyadari bahwa laporan ini
belum sempurna, baik dari segi teknik
penyusunan maupun dari segi materi dan pembahasan. Penulis mengharapkan kritik
dan saran yang bersifat konstruktif dari para pembaca atau pengguna laporan ini
demi penyempurnaan laporan ini.
Semoga laporan ini bermanfaat bagi setiap orang yang
membacanya dan dapat mengedukasi setiap orang yang ingin memulai suatu usaha
sebagai acuan untuk mempertimbangkan kegiatan usahanya.
Medan, Juni 2020
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Sapi Perah
Sapi adalah hewan ternak terpenting sebagai sumber daging, susu, tenaga kerja dan kebutuhan lainnya. Sapi menghasilkan sekitar 50% kebutuhan daging dunia, 95% kebutuhan susu dan 85% kebutuhan kulit. Sapi berasal dari famili bovidae seperti halnya bison, banteng, kerbau (bubalus), kerbau afrika (syncherus), dan anoa.
Domestikasi sapi mulai dilakukan sekitar 400 tahun SM. Sapi diperkirakan berasal dari asia tengah, kemudian menyebar ke eropa, afrika dan seluruh wilayah asia. Menjelang akhir abad ke 19, sapi ongole dari india dimasukkan ke pulau sumba dan sejak saat itu pulau tersebut dijadikan pembiakan ongole murni. Pada tahun 1957 telah dilakukan perbaikan mutu genetik sapi Madura dengan jalan menyilangkannya dengan sapi red deen. Persilangan lain yaitu antara sapi lokal (PO) dengan sapi perah Frisian Holstein di grati guna memperoleh sapi perah jenis baru yang sesuai dengan iklim dan kondisi di Indonesia.
Sapi perah merupakan sapi yang dipelihara untuk diambil susunya sebagai produksi utama sedangkan anak dan induk afkir sebagai hasil sampingannya. Susu sapi merupakan salah satu sumber protein hewani yang dibutuhkan tubuh.
Usaha sapi perah adalah salah satu jenis usaha yang sangat potensial. Dan selain itu pemasaran dan perawatan sapi perah relatif mudah, serta secara ekonomis budidaya sapi perah mampu menghasilkan keuntungan. Pendapatan dari susu sapi perah bersifat harian dan untuk melakukan pembayaran susu sapi tersebut sudah jelas dan pasti mekanismenya. Manfaat lain yang dapat diambil dari usaha sapi perah tersebut yaitu dari kotoran sapi yang masih bisa dimanfaatkan untuk bahan baku energy biogas, dan limbah dari biogas masih dapat digunakan lagi menjadi pupuk kandang.
Jenis sapi perah yang unggul dan paling banyak dipelihara adalah sapi FH dari belanda, sapi shorhorn dari inggris, brown swiss dari swizterland, droughtmaster dari india. Dari hasil survei menunjukkan bahwa jenis sapi perah yang paling cocok dan menguntungkan untuk dibudidayakan di Indonesia adalah Frisien Holstein.
1.2.
Profil Usaha
Nama
usaha : Peternakan Susu Murni
Pemilik :
Surender Singh
Tempat/tanggal lahir : 16 Desember 1961
Alamat
:Jalan Bunga Raya,Asam Kumbang, Medan Melayang
Usaha peternakan sapi perah yang dilakukan
oleh pak Surender Singh sudah turun - temurun dan pak Surender Singh sudah
generasi ke empat penerus peternakan sapi perah. Usaha ini dimulai semenjak
tahun 1945, dengan tujuan untuk menghasilkan uang karena peternakan sapi perah
ini telah menjadi suatu usaha pak Surender Singh untuk menghidupi keluarganya.
Dalam mengelolah usaha peternakan sapi perah
ini pak Surender Singh dibantu oleh beberapa pekerja yang semuanya laki โ laki
untuk memudahkan pekerjaannya dalam pengembalaan sapi karena pemberian makan
system digembalakan di lahan rumput yang luas, pengambilan rumput untuk pedet
(anak sapi), pemerahan susu dan membersihkan kandang dan sapi.
Usaha yang dilakukan oleh bapak Efendi dimulai
pada tahun 1998 yang telah memiliki izin usaha. Awal berdirinya peternakan
milik bapak Efendi karena hobinya yang suka memelihara kambing โ
kambing yang besar dan juga untuk menyembuhkan penyakit asma yang pernah
diderita anaknya, karena dipercaya susu kambing dapat menyembuhkan asma jika
kita sering mengkomsumsinya, sedangkan susu kambing sangat sulit didapat dan
harganya mahal. Dengan berjalannya waktu selain untuk dikomsumsi sendiri
ternyata susu kambing yang dihasilkan dapat dijual dan hasil dari penjualannya
cukup menjanjikan . Hal ini yang membuat pak Efendi lebih serius
menekuni peternakan kambing perah ini.
Hal ini cikal bakal pak Efendi punya
perternakan kambing perah yang termasuk terbesar di kota medan
ini. Selain menjual susu segar pak Efendi juga melakukan pembibitan
menjual cempe (anak kambing lepas menyusui) ,menjual
kambing pedaging (kambing Boer), pakan dan kotoran ternak sebagai
income tambahan. Dalam menjalankan usahanya bapak Efendi dibantu oleh
karyawannya yang berjumlah kurang lebih 14 orang yang lebih
separuhnya adalah wanita dimana pekerjanya diambil dari penduduk setempat.
BAB II
PRESTASI USAHA DAN KIAT SUKSES
2.1 Prestasi/kesuksesan
Kesuksesan yang diperoleh Bu Santi dari usaha
grosir antara lain :
1.
Memiliki jumlah sapi dan
kambing yang lebih dari 100
2. Memiliki pelanggan tetap setiap hari
3. Memiliki banyak karyawan
2.2 Kiat Sukses
Beberapa
kiat sukses yang dilakukan oleh pak Surender, yaitu:
1. Tetap semangat menjalani usaha
2. Tidak mudah menyerah walaupun banyak tantangan
3. Mau mencoba dan berusaha terus
4. Berdoa kepada Tuhan
BAB III
URAIAN TENTANG KIAT,
TEKNIK, PENDEKATAN KREATIF DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID โ 19
3.1 Usaha Yang Dilakukan Dalam Menghadapi
Pandemi Covid-19
Di masa pandemi ini usaha Ternak Sapi dan
Kambing Perah mengalami penurunan karena banyaknya konsumen yang takut keluar
rumah untuk membeli susu. Agar tidak mengalami kerugian Pak Surender memberikan
pengarahan kepada para pegawainya agar menggunakan masker dan selalu mencuci
tangan serta selalu menjaga kebersihan peternakannya agar para konsumen tidak
ragu untuk susu di tempatnya. Dan jika susunya tidak habis, maka akan diolah
menjadi minyak samin, keju dan yogurt.
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Berdasarkan Pembahasan diatas bahwa daerah ini khususnya di Sumatra Utara sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai tempat atau lahan peternakan Sapi Perah karena lokasi yang cukup strategis dan suhu yang sangat mendukung untuk peternakan sapi perah sesuai yang telah di jelaskan diatas.
4.2 Saran
Sebaiknya untuk menghadapi covid-19 ini usaha ternak sapi dan kambing perah dapat mengubah keuangan pada usahanya seperti pengurangan jumlah tenaga kerja dan lebih konsentrasi lagi dalam memperhatikan kondisi kandang serta juga kesehatan sapi dan kambing perah tersebut agar dapat bertahan di kondisi transisi yang dapat menciptakan segala sesuatu nya itu berubah drastis.
Mantap
BalasHapus๐๐
HapusNice information.
BalasHapusSetiap usaha pasti ada naik turunnya maka dari itu pantang menyerah memanglah harus dilakukan.
๐
HapusInformasi yang sangat bagus
BalasHapusDitunggu postingan selanjutnya
Tetap semangat ๐
๐๐
Hapuskeren
BalasHapus๐
HapusInformasinya cukup menarik, great!! di tunggu next artikel
BalasHapus๐๐
HapusInformasi yang sangat bermanfaat
BalasHapus๐
HapusMantap Sam, gaskan
BalasHapusTerimakasih banyak satri sudah mampir ke blog saya
HapusMantap sam,menambah pengetahuan
BalasHapusTetap semangat๐ฅ
Terimakasih banyak aiz telah mampir ke blog saya๐
HapusAku suka susu
BalasHapusTerimakasih atas kunjungan Anda ke blog Saya ๐
HapusSuper sekali
BalasHapusTerimakasih atas kunjungan Anda di blog saya
HapusDitunggu blog selanjutnya min
BalasHapusTerimakasih sudah mampir ke blog saya ๐
Hapusinfo yang disajikan sangat menarik sanak
BalasHapusTerimakasih sudah mampir ke blog saya sanak๐
HapusWii mantap ya bg. Jdi tau manfaatnya
BalasHapusTerimakasih sudah berkunjung ke blog saya
HapusMantap sam
BalasHapusTerimakasih sudah mampir ke blog saya ๐
HapusInfo baguss. Thnks
BalasHapusTerimakasih sudah berkunjung ke blog saya ๐
HapusMantap, saya jadi mengingat masa di waktu saya kecil, paman datang ke desa
BalasHapusKemarin paman datang,
pamanku dari desa.
Dibawakannya rambutan,pisang
Dan sayur mayur segala rupa
Bercrita paman tentang ternaknya
Berkembang biak semua
Padaku,paman berjanji
Mengajak libur didesa
Hatiku girang tidak terperi
Terbayang sudah aku disana
Mandi disungai,turun kesawah
Menggiring kerbau kekandang
Terimakasih atas kunjungan Anda di blog saya
HapusYaa bagus,menjadi penambah pengetahuan bagi kalangan masyarakat
BalasHapusTerimakasih atas kunjungan Anda di blog saya
HapusNice info๐
BalasHapusmantap
BalasHapusMantap mantap
BalasHapuspiling gud men
BalasHapusmantap mantap
BalasHapus